PUISI-PUISI MEDIS CANDRA L.TOBING
Entri Populer
-
" Tak Pernah Berlalu " Mungkin aku memang lemah Mungkin aku tak pernah punyai lelah Saat ku terdiam menan...
-
Aku Tak Pernah Berpaling ketika musim memajang rindunya pada hujan ada sebongkah cemas yang tak bisa kuucapkan aku hanya ingin memelukmu d...
-
Rindu Rinai rintik hujan pertegas jarak rinduku Berlari dengan langkah-langkah kecil Ada decak ... ada ragu ... ...
-
alam Bila angin kehilangan desirnya daun-daun kering takkan mau meluruhkan tubuhnya Bila langit kehilangan kebiruannya burung-burung takkan...
-
Bintang yang terang sinarmu sungguh indah keindahanmu mengingatkan aku pada seseorang………… dimana aku sangat merindukannya malam yang begitu ...
-
Dari JauhDari jauh, aku memandangmuLewat semua mata hatikuDari jauh, aku mengagumimuLewat semua kisah tentangmuDari jauh, aku mengkhayalkanm...
Selasa, 06 Maret 2012
Kamis, 02 Desember 2010

" Tak Pernah Berlalu"
Mungkin aku memang lemah
Mungkin aku tak pernah punyai lelah
Saat ku terdiam menangisi pergimu
Terus ku terpaku oleh harapan semu
Sepertinya… t’lah cukup banyak kutulis
T’lah cukup dalam hati ini kuiris
Agar bisa kucoba lagi cinta dari mula
Dengan ia yang mampu merasakannya
Namun cinta untukmu terus bertahan
Di sekeping sisa hati ini pun cinta untukmu kurasakan
Kerinduan hadirmu tak pernah bisa hilang
Oh Tuhan… bagaimana semua ini harus kuartikan ?
Kamis, 09 September 2010

Aku Tak Pernah Berpaling ketika musim memajang rindunya pada hujan ada sebongkah cemas yang tak bisa kuucapkan aku hanya ingin memelukmu dari senja hingga subuh tiba setapak demi setapak kudaki jalan terjal kerisauan saat tiba di persimpangan ingin kutanggalkan segala ragu dan rasa bosan ooo, betapa kebimbangan telah berubah menjadi labirin menjadi lingkaran tanpa celah tapi catatlah olehmu, tentang satu kepastianku 'aku tak pernah berpaling darimu'
Jumat, 03 September 2010
Bila angin
kehilangan desirnya
daun-daun kering
takkan mau
meluruhkan tubuhnya
Bila langit
kehilangan kebiruannya
burung-burung
takkan mau
mengepakkan sayapnya
Bila sungai
kehilangan kejernihannya
ikan-ikan
takkan mau
mengibaskan ekornya
Bila bulan
kehilangan sinarnya
malam-malam
akan gelap tanpa cahaya
Bila hutan
kehilangan pohon-pohon
hewan-hewan
kehilangan tempat tinggalnya
Bila bukit
kehilangan kehijauannya
sungai-sungai
akan kering selamanya
Bila petani
kehilangan sawah ladangnya
kanak-kanak
akan menitikkan air mata
Bila manusia
kehilang kemanusiaannya
alam semesta
akan tertimpa bencana
dan bertanya angin kering
"Perlukah memanusiakan manusia?".
Rabu, 01 September 2010

Bintang yang terang
sinarmu sungguh indah
keindahanmu mengingatkan aku
pada seseorang…………
dimana aku sangat merindukannya
malam yang begitu sunyi……….
mengapa dia tak hadir untuk menemaniku
angin yang berhembs dengan kencang……….
Tuhan sampaikan salam ku padanya
bahwa aku sangat merindukannya
kuingin dia selalu mencintaiku
dimanapun dia melangkah
SETIAP KATAKU ADALAH KATA CINTA PADAMU
DIHATIKU HANYA ADA SATU NAMA YAITU KAMU
SETIAP LANGKAHKU HANYA UNTUKMU
AKU HIDUP UNTUK MENCINTAIMU
DAN AKU MATIPUN AKAN AKU KENANG DIRIMU
Senin, 30 Agustus 2010

Rindu
Rinai rintik hujan pertegas jarak rinduku
Berlari dengan langkah-langkah kecil
Ada decak ... ada ragu ...
Ada gontai dari langkah kecil yang tak tentu
Mengejar hembusan nafas harum nan lembutmu
Dan kala dendam rindu ini datang mendera
Bayangmu sesaat memaku segala gerakku
Mengalihkan mataku pada indah sudut matamu
Yang menampakkan butiran-butiran kasih sayang
Rinduku ...
Bersangkar dalam hati yang tamaram
Di pagar waktu di jaga malam
Melagukan merdunya kepedihan
Bagian terindah dari kebahagiaan yang kita punya
Di sini ... di jarak waktu ini
Aku menjadi pedih !
Mencari cahaya yang telungkup di balik bukit
Memutuskan satu nadi waktu
Menanti jiwamu yang tak ragu ...
Belum kasip rinduku ... hanya untukmu
